twitterku

One Side Of Our World

One Side Of Our World

Tuesday, September 21, 2010

Bagaimana untuk berfikir sambil bertafakkur?

~Aku Insan Hina Dina...mengharap Kasih sayang-Nya~

 Bismillahirrahmanirrahiim..^_^

Sungguh bahagia hati..Tak sia-sia baca buku "Bahagiakan Hatimu"..Karya siapa?...Hehe..habis baca 'post' ni saya bagitahu.

Baiklah, saya hendak bermain dengan Bahasa Melayu sebentar..

"Salam, azimah untuk esok, ambil laptop yang boleh pasang cd, n pinjam juga speaker. Test setiap laptop yang boleh berfungsi dengan baik sebelum kelas..esk kita nak guna cd."

Saya berfikir panjang untuk mesej ni. Ianya dihantar oleh Pensyarah kesayangan, Pn. Norlilah.^^

Kelas pada hari ini bermula awal..Seperti biasa..

Walaupun..saya sempat buat apa yang beliau suruh, saya dapati satu moral
value di sini.

"Kita tak mampu buat kerja sendirian dalam semua perkara. Masih lagi kita perlukan pertolongan..Sokongan...dan, kesilapan kita yang selalu dibuat..Kita suka buat kerja sendiri-sendiri..Kalau minta tolong orang pun, kita biar dia buat semua.."

Hanya satu lontaran untuk dikritik..he.Setuju..senyum. Tak setuju..cari kotak 'comment'.

Apa yang menarik, dalam kelas hari ini, saya berasa terawang-awangan. Bukan sebab dipuji atau diberi penghargaan..Tapi ingin memuji dan menghargai apa yang telah diberi oleh ALLAH dalam alam kepada kita.
Dalam kemahiran berfikir yang digariskan di dalam Al-quran..salah satunya ialah...Berfikir menggunakan 'kaedah saintifik'.

Ops ..anda akan mengalami dua corak pemikiran dalam hal memikirkan alam ini. Sekiranya kita hanya berfikir dan mengangguk..Itu petanda anda hanya berfikir. Dan keadaan kedua ataupun corak kedua ialah apabila anda merasakan dengan melihat penemuan yang bermakna melalui kaedah saitifik wujud satu perasaan yang benar-benar menimbulkan rasa syukur yang amat sangat dan semakin ada motivasi untuk terus menjadi insan yang terbaik dan menjaga iman agar tidak menipis kerana suasana yang tidak membantu tidak seperti zaman kegemilangan Islam dahulu kala.

Ilmu alam akan menyebabkan kita berasa betapa kita patut untuk meninggikan dan memuja ALLAH. Kerana hanya ALLAH sahaja yang mampu mencatur alam dengan begitu sistematik, termasuk kejadian di cakrawala , alam angkasa lepas. Bila dikaji lagi, manusia begitu alpa dengan cara penciptaannya. padahal..Al-quran telah menjelaskannya dalam Al-Quran. Maksudnya, tanpa melihat alam pun, kita boleh untuk melihat kebesaran ALLAH.


Masa untuk melihat Dalil..Dari awal Cd dipasang, saya sibuk menulis dalil yang dinyatakan untuk dikongsi bersama..Moga bermanfaat..

Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. -al an'am: 101

Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. -Ar-Ra'd: 2


Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa- Adz- Dzariat: 47

Orbit

Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya. - Al-Anbiya': 33

dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. - yassin : 38


Langit Yang Kukuh
 


Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara[959], sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.
[959]. Maksudnya: yang ada di langit itu sebagai atap dan yang dimaksud dengan terpelihara ialah segala yang berada di langit itu dijaga oleh Allah dengan peraturan dan hukum-hukum yang menyebabkan dapat berjalannya dengan teratur dan tertib. - Al- Anbia' : 32


Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. - Al- baqarah : 29


Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa." Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati." - Fusshilat : 11
Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. Fusshilat: 12 

Fungsi Gunung-ganang


Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk. - Al-Anbiya' : 31

Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, - An-Naba' - 6

dan gunung-gunung sebagai pasak?, - Al-Anbiya' : 7

Pergerakan Gunung

Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. - Al-naml :88

Penciptaan Besi



Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.-Al- Hadid :88

Hujan

Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.- A-Hijr : 22

Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur). - Az-Zukhruf :11

Dua Lautan takkan bertemu


Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,- Ar-Rahman :19

antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing [1443]. - Ar-Rahman : 20
[1443]. Di antara ahli Tafsir ada yang berpendapat bahwa la yabghiyan maksudnya masing-masingnya tidak menghendaki. Dengan demikian maksud ayat 19-20 ialah bahwa ada dua laut yang keduanya tercerai karena dibatasi oleh tanah genting, tetapi tanah genting itu tidaklah dikehendaki (tidak diperlukan) maka pada akhirnya, tanah genting itu dibuang (digali untuk keperluan lalu lintas), maka bertemulah dua lautan itu. Seperti terusan Suez dan terusan Panama.
Penciptaan Jantina Pada Bayi

dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita.dari air mani, apabila dipancarkan. - An-Najm : 45- 46


Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, -Al-'Alaq : 1-3

Cap jari

Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.- Al-Qiyamah : 4



Dan Banyak lagi...


  Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. -Al-Mu'minun : 14

Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan[1306]. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan? - Az-Zumar: 6
[1306]. Tiga kegelapan itu ialah kegelapan dalam perut, kegelapan dalam rahim, dan kegelapan dalam selaput yang menutup anak dalam rahim.

Kemenangan Yang Dekat

27. Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rasul-Nya, tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (yaitu) bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat[1405].
[1405]. Selang beberapa lama sebelum terjadi Perdamaian Hudaibiyah Nabi Muhammad s.a.w. bermimpi bahwa beliau bersama para sahabatnya memasuki kota Mekah dan Masjidil Haram dalam keadaan sebahagian mereka bercukur rambut dan sebahagian lagi bergunting. Nabi mengatakan bahwa mimpi beliau itu akan terjadi nanti. Kemudian berita ini tersiar di kalangan kaum muslim, orang-orang munafik, orang-orang Yahudi dan Nasrani. Setelah terjadi perdamaian Hudaibiyah dan kaum muslimin waktu itu tidak sampai memasuki Mekah maka orang-orang munafik memperolok-olokkan Nabi dan menyatakan bahwa mimpi Nabi yang dikatakan beliau pasti akan terjadi itu adalah bohong belaka. Maka turunlah ayat ini yang menyatakan bahwa mimpi Nabi itu pasti akan menjadi kenyataan di tahun yang akan datang. Dan sebelum itu dalam waktu yang dekat Nabi akan menaklukkan kota Khaibar. Andaikata pada tahun terjadinya Perdamaian Hudaibiyah itu kaum muslim memasuki kota Mekah, maka dikhawatirkan keselamatan orang-orang yang menyembunyikan imannya yang berada dalam kota Mekah waktu itu.


kekalahan Byzantium

Telah dikalahkan bangsa Rumawi[1161],-Ar-Ruum: 2
di negeri yang terdekat[1162] dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang[1163] :Ar-Ruum :3
[1162]. Maksudnya: terdekat ke negeri Arab yaitu Syria dan Palestina sewaktu menjadi jajahan kerajaan Rumawi Timur.
[1163]. Bangsa Rumawi adalah satu bangsa yang beragama Nasrani yang mempunyai Kitab Suci sedang Bangsa Persia adalah beragama Majusi, menyembah api dan berhala (musyrik). Kedua bangsa itu saling perang memerangi. Ketika tersiar berita kekalahan bangsa Rumawi oleh bangsa Persia, maka kaum musyrik Mekah menyambutnya dengan gembira karena berpihak kepada orang musyrikin Persia. Sedang kaum muslimin berduka cita karenanya. Kemudian turunlah ayat ini dan ayat yang berikutnya menerangkan bahwa bangsa Rumawi sesudah kalah itu akan mendapat kemenangan dalam masa beberapa tahun saja. Hal itu benar-benar terjadi. Beberapa tahun sesudah itu menanglah bangsa Rumawi dan kalahlah bangsa Persia. Dengan kejadian yang demikian nyatalah kebenaran Nabi Muhammad s.a.w. sebagai Nabi dan Rasul dan kebenaran Al Quran sebagai firman Allah.
dalam beberapa tahun lagi[1164]. Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman, -Ar-Ruum : 4
[1164]. Ialah antara tiga sampai sembilan tahun. Waktu antara kekalahan bangsa Rumawi (tahun 614-615) dengan kemenangannya (tahun 622 M.) bangsa Rumawi adalah kira-kira tujuh tahun.
Ha...antara yang nak tambahnya..dalam kekalahan yang dinyatakan ini adalah selepas kewafatan Nabi. Bukankah ini perkara yang pelik? Jika dilihat secara berfikir. Jika menggunakan tafakkur dengan bukti-bukti dan dalil nas A-Quran..Maka, benarlah Allah Maha Agung, TIADA TUHAN SELAIN ALLAH!

Subhanallah..


Apakah kalian telah bertafakkur??
Begini , kalau jawapannya , sudah..Maka tindakan akan membuktikannya. Jika tindakan masih sama seperti sebelum bertafakkur, itu maknanya..Kalian masih berfikir di tahap yang rendah! Sia-sialah Allah bagi Akal...


P/s: Rasa malu jika kita masih berlagak sombong dengan ALLAH. Masih berkira-kira untuk mengambil ajaran agama-Nya. Ambik yang sesuai dengan jiwa saja begitu..sedangkan semua yang kita miliki bukan kita punya! Ibarat menumpang di rumah orang namun, menggunakan semua barang tuan rumah tanpa berterima kasih..dan tanpa malu.

Fikir-fikirkanlah..Persoalannya?Apa yang harus aku buat?anda ada jawapannya...


1 comment:

Jamilah said...

Salam ziarah, Azimah..

Terus menulis artikel begini.. BAguslah kalau Azi dah jumpa genre yang sesuai dengan jiwa.. terus dan terus menulis..

Akak menantikan buku daripada adik yang bernama Siti Azimah Rupilen, duta kecil daripada seberang laut ini..

=)