Showing posts with label Petua Ilmu. Show all posts
Showing posts with label Petua Ilmu. Show all posts

Sunday, October 25, 2015

~Aku Insan Hina Dina...mengharap Kasih sayang-Nya & Redha -Nya ~

Bedak tidak hanya berperan sebagai pemberi kesan segar pada wajah tetapi juga sebagai pengcover masalah kecantikan pada wajah.
Bedak bisa dikatakan menjadi modal penampilan wanita. Dengan menggunakan bedak, seorang wanita terkadang merasa lebih percaya diri dengan penampilannya. Bagaimana tidak? Bedak tidak hanya membuat wajah tampak lebih segar tetapi juga mampu menutup masalah kecantikan pada wajah seperti halnya jerawat, flek hitam, atau lain sebagainya.
Namun dalam faktanya, terkadang bedak juga menjadi sumber menurunnya rasa tidak percaya diri sebagian wanita seperti halnya wajah terlihat tampak lebih tua, wajah terlihat seperti memakai topeng, dan lain sebagainya.
Sebetulnya, penyebab dari kondisi ini adalah sebagian mereka tidak mengetahui bagaimana cara memilih bedak yang tepat. So, bagaimana cara memilih bedak yang tepat? Pastikan untuk menyesuaikan bedak dengan jenis dan warna kulit.

Pilih Bedak Sesuai Jenis Kulit

Agar bedak yang Anda gunakan mampu membuat penampilan Anda terlihat maksimal, pastikan bahwa bedak yang akan digunakan sangat sesuai dengan jenis kulit yang Anda miliki. So, sebelum membeli dan menggunakan bedak, ketahui dahulu jenis kulit yang Anda miliki.
Kulit wajah berminyak
Kulit berminyak sebetulnya memberikan dampak yang baik karena sebagian orang mampu menghambat penuaan. Namun sayangnya, kulit berminyak ini membuat wanita merasa risih khususnya dalam memakai bedak yang bisa sangat mudah hilang.
Apa bedak yang cocok? Jika Anda memiliki kulit wajah berminyak, akan lebih baik jika Anda memilih bedak tabur yang jenisnya antikilap agar tidak membuat wajah mengkilap. Cara pengaplikasiannya bisa dengan menggunakan puff yang ditepuk-tepukkan ke wajah atau bisa juga dengan menggunakan kuas.
bedak tabur

Kulit wajah normal
Memiliki kulit wajah normal tentunya diimpikan bagi sebagian wanita. Bagaimana tidak? Selain tidak mudah terserang masalah kecantikan di wajah, wanita yang memiliki wajah normal bebas menentukan tipe bedak yang diinginkannya baik itu bedak tabur,compact powder, maupun two way cake.
bedak tabur4


Kulit wajah kering
Bagi Anda yang memiliki kulit wajah kering, bedak yang bisa Anda pilih untuk mempercantik tampilan wajah Anda adalah bedak dengan tipe two way cake. Mengapa? Hal ini tidak lain karena bedak tipe ini sudah memiliki foundation yang membuat wajah Anda terlihat lebih lembab.
Agar tampilan lebih halus dan tahan lama, Anda bisa membasahi spon khusus dengan air baru kemudian disapukan pada wajah.
bedak tabur3

Pilih Bedak Sesuai Warna Kulit

Anda tidak ingin bedak yang Anda gunakan menjadi olok-olokan orang di sekeliling Anda? Seperti halnya mengatakan bahwa Anda terlihat seperti badut atau seperti menggunakan topeng? Nah, kalau begitu, pastikan untuk menyesuaikan warna bedak dengan warna kulit yang Anda miliki.
Kulit gelap
Meskipun Anda memiliki kulit gelap, bukan berarti Anda mengesampingkan untuk menggunakan bedak. Sebab, bedak yang Anda gunakan akan membuat wajah Anda tampak lebih sensual dan segar. Bagaimana memilih bedak untuk kulit gelap? Anda bisa memilih bedak dengan warna kecoklatan atau tropical beige.
tropical beige
Kuning langsat
Wanita Asia rata-rata memiliki kulit dengan warna kuning langsat. Nah, jika Anda memiliki warna kulit yang demikian, warna bedak yang bisa Anda pilih adalah kekuningan atau yellow beige.
yellow beige
Kulit sawo matang
Jika Anda memiliki kulit sawo matang atau kulit yang tidak terlalu gelap namun tidak juga kuning langsat, Anda bisa memilih bedak dengan warna natural beige.
natural beige

Kulit putih
Bagi Anda yang memiliki kulit berwarna putih, Anda bisa memilih bedak dengan warna putih atau sering disebut sebagaiwhite cream.
white cream
Kulit kemerahan
Jika Anda memiliki kulit kemerahan, pastikan untuk memilih bedak dengan tipe ivory atau warna gading.
ivory

Apa pun jenis kulit yang Anda miliki, pastikan untuk memilih warnanya yang lebih tua dari warna kulit Anda. Kondisi ini untuk menghindari wajah Anda seperti menggunakan topeng.

Pada saat Anda membeli bedak, tidak ada salahnya jika Anda memoleskan sedikit bedak pada pergelangan tangan Anda. Sebab, pada daerah tersebut umumnya paling dekat dengan warna kulit wajah.



Semoga info di atas bisa membantu Anda sekalian dalam mendapatkan bedak yang tepat!
Kalo ada yang kurang jelas atau ingin konsultasi, silakan tinggalkan komentar di bawah.







Monday, December 17, 2012

Jawab Ujian dengan Ilmu!

~Aku Insan Hina Dina...mengharap Kasih sayang-Nya & Redha -Nya ~

Assalamualaikum..

Musim peperiksaan sudah menjelang-jelang..(round the corner)..

cukup sudah memori kita dengan skrip jawapan? Well, apa yang kita fikirkan sekarang adalah mengisi memori dengan maklumat-maklumat penting. ^^..itulah startegi zaman berzaman..

Bagaimana pula dengan UJIAN HIDUP, ada kita simpan maklumat sebelum-sebelum ni? Ada jawapan untuk hadapi ujian tu supaya lulus?Er..macam tiada..boleh kot guna pengalaman-pengalaman lepas kan?

Malangnya, ujian datang bukan berulang-ulang benda yang sama. Setiap kali datangnya ujian, level bertambah. Maka kepala pun turut migrain mencari jalan. Ilmu kita untuk hadapi UJIAN HIDUP rupanya masih kurang lagi...

So, bagaimana? Apa solusinya?

Pertama, kita kena tahu siapa yang bagi UJAIN HIDUP ni..dan cari..ada tak Dia bagi 'guideline' untuk setiap masalah yang diberikan. Pasti ADA!

Keduanya, kita bertenang dan letakkan keyakinan bahawa tujuan UJIAN HIDUP adalah untuk mendekatkan diri kita kepada Pemberi UJIAN tersebut. Maka, kalau kita semakin banyak amalan selepas ditimpa ujian, buat satu perkara ni, iaitu BERSYUKUR dan ISTIQAMAH dalam amalan tu.

Kenapa kita ditimpa ujian bertubi-tubi??Sebabnya mungkin banyak..kita semakin lalai, Dia ingatkan kita semula. Supaya 'behave' dalam tindakan dan kembali ke pangkal jalan.

Ketiga, bila jumpa jalan keluar..seboleh-bolehnya..kita sentiasa amal sujud syukur..setiap kali selepas solat fardhu..seboleh-bolehnya, kita permudahkan setiap insan di sekeliling kita untuk melaksanakan urusan mereka, seboleh-bolehnya kita doakan semua saudara seislam kita, bermula ahli keluarga kita sendiri, sahabat2, dan masyarakat umumnya..

Keempat, elakkan menyalahkan orang lain dalam masalah kita. Pandang masalah tu, kita yang perlu selesaikan. tapi mesti dengan ILMU. Maka, nak selesaikan kena lalui sifir penyelesaian. 1)kenalpasti masalah, 2) siapa yang terlibat. 3)apa antara jalan penyelesaian dan inisiatif yang boleh diambil. 4)berfikiran positif bahawa masalah itu pasti akan selesai dengan usaha dan izinNya.5) tidak berputus asa dari rahmatNya.6) segerakan bertaubat kepadaNya, agar diberikan kemudahan dalam urusan kita..

Kelima, terus-terusan menambah ilmu, luaskan pengetahuan , ambil pengajaran dari pengalaman insan-insan yang diuji ...Latih diri untuk meletakkan diri di tempat mereka..EMPATI perasaan mereka..Jangan lupa dekati insan2 yang bersih hatinya agar kita termotivasi untuk jadi insan yang lebih baik..bermatlamat yang jelas, ada FOKUS yang benar. Fokus kita, khalifatullah dan 'ibadurrahman..

Keenam, kongsi masalah dengan insan2 tertentu. Bukan semua insan kita boleh dedahkan masalah ini. Tujuan kongsi adalah untuk mengurangkan beban pemikiran. dan jangan harapkan solusi dari insan lain, sb kita ada kebolehan menjawab soalan UJIAN HIDUP ini dengan meneliti dan mengkaji semula ia dengan hati yang tenang tanpa emosi. UJIAN HIDUP ini untuk anda, bukan untuk mereka. Cadangan kita alu-alukan, namun, KITA yang BERTINDAK.

Ketujuh. Cukup la sampai TUJUH..

Senyum saja jika berjumpa orang lain, kerana ia terapi untuk menenangkan diri anda. Usah tunjukkan yang anda bermasalah dihadapan orang lain yang berbagai ragamnya, silap-silap..anda akan dapat umpatan yang tidak sepatutnya.^^..senyuman mereka bisa menenangkan kita..apa lagi jika dri senyuman insan yang sayang kita, tanpa kita tahu..kerana senyumannya berserta doa kesejahteraan buat kita...

Maka, binalah hubungan baik pada semua hamba ALLAH..agar kasih sayang mereka padamu jua keranaNya.

~Sumber: melalui ijtihad sendiri. Untuk diri sendiri. Kalau nak tiru cara saya.BUatlah..^_^, it's ur choice..

sebaik sampai ke noktah ini, saya sedar saya sedang merapu..jadi kalau rajin..boleh datangkan ayat al-quran atau hadith atau kisah sirah untuk support pendapat saya atau tolak pendapat saya ini..agar kita lebih yakin!

saya tak suka syok sendiri..be participate ya..~jazakumullahu khairan jaza..

Saturday, December 24, 2011

~Selamat Menduduki Peperiksaan~

~Aku Insan Hina Dina...mengharap Kasih sayang-Nya & Redha -Nya ~

Petua Menjadi Pelajar Cemerlang Menurut Al-Quran

Anda inginkan petua-petua untuk menjadi pelajar cemerlang walau di mana sahaja anda berada?
Apa kata kita renungkan kembali beberapa petua atau tips kejayaan yang telah Allah SWT titipkan di permulaan surah Al-Mu'minun, surah yang ke-23 di dalam lembaran Al-Quran.

01.Keyakinan, kepercayaan and keimanan kepada Allah SWT

"Sesungguhnya berjayalah orang-orang yang beriman." [23:1]

Iman dan kejayaan disebut oleh Allah SWT dalam ayat yang sama. Maka imanlah faktor utama kejayaan. Dan keyakinan yang tinggi inilah yang akan melahirkan sikap positif yang bakal disebutkan dibawah.

02.Fokus, bersungguh-sungguh, sepenuh hati

"iaitu orang-orang yang khusyuk dalam solatnya." [23:2]

Lakukan satu-satu perkara dalam satu-satu masa. Jangan mencapah dan melayang fikiran ke sana ke mari. Lakukan dengan sepenuh hati, bukan sambil lewa.

03.Prioriti. Mengutamakan apa yang utama.

"dan orang-orang yang menjauhkan diri dari lagha (perbuatan dan perkataan yang tidak berguna)." [23:3]

Kebiasaannya dalam menghadapi musim peperiksaan yang penuh tekanan, kita cenderung untuk berehat dan menenangkan minda dengan hiburan, menonton drama, bersembang di Facebook dan seumpanya sehinggakan selalu sahaja melebihi daripada masa rehat yang telah kita peruntukkan.

Sebaik-baiknya kita mengoptimumkan penggunaan masa untuk belajar, dan mengisi masa rehat kita dengan perkara-perkara yang berfaedah seperti membasuh, melipat atau menggosok baju, bersenam untuk melancarkan perjalanan darah di dalam badan dan bermacam-macam lagi yang anda sendiri lebih sedia maklum.

Namun, sebaik-baiknya kita gunakan masa rehat itu untuk mengambil wudu', melakukan solat sunat dan membaca Al-Quran. InsyaAllah apabila kita lebih rapat dengan Allah SWT, jiwa kita akan lebih tenang dan ia akan banyak membantu dalam usaha kita mengulangkaji pelajaran.

Kita dikehendaki menghindarkan diri dari perbuatan mengumpat pensyarah/guru dan lain-lain kerana perkara-perkara sebegini tidak mendatangkan faedah kepada masa depan anda, tidak menambahkan markah untuk kertas peperiksaan yang bakal/telah diduduki, malah boleh mendatangkan dosa dan kemurkaan Allah SWT.

04.Prihatin sesama kita

"dan orang-orang yang menunaikan zakat." [23:4]

Walaupun sedang berada di saat-saat genting, janganlah kita bersikap terlalu mementingkan diri, dan mengabaikan kawan-kawan yang lebih susah di sekeliling kita. Kongsilah apa yang termampu, samada ilmu, kertas-kertas soalan tahun lepas dan lain-lain. Sharing is caring.

05.Jaga hubungan antara lelaki dan perempuan

"dan orang-orang yang menjaga kehormatannya. kecuali terhadap isteri-isteri mereka, atau hamba yang mereka miliki, maka mereka (isteri dan hamba) dalam hal ini tiada tercela. Sesiapa yang mencari dibalik itu, mereka itulah orang-orang yang melampaui batas." [23:5,6,7]

Janganlah kita menggunakan alasan belajar untuk melanggari batas-batas pergaulan antara lelaki dan perempuan ajnabi, misalnya dengan studi berdua-duan, kemudian pulang ke rumah berpimpin tangan, atau asal tertekan je mesti nak bergayut atau berchatting dengan kawan lelaki/perempuan anda.

Padahal Allah SWT kan sentiasa ada, sentiasa melindungi dan sentiasa menolong jika kita mencari dan meminta pada-Nya.

06.Jujur, amanah

" dan orang-orang yang memelihara amanah-amanah dan janjinya."[23:8]

Bukankah kita telah berjanji dengan ibu bapa kita, pihak penaja dan juga kepada semua untuk belajar bersungguh-sungguh? Lebih penting lagi, bukankah kita telah berjanji dengan Allah SWT untuk memanfaatkan peluang kehidupan sebagai seorang pelajar yang telah dipinjamkan-Nya kepada kita sebagai medan untuk kita mengutip ilmu, pengalaman dan pahala buat bekalan di akhirat sana?

Elakkan menipu ketika peperiksaan. Andai penjaga peperiksaan meminta kita berhenti menulis kerana masa sudah tamat, jangan pula kita terus menulis. Sebaliknya sebutlah "Bismillahi tawakkaltu 'ala Allahi wala haula wala quwwata illa billahil 'azim."

07.Tepati waktu

"dan orang-orang yang memelihara solatnya." [23:9]

Konsep yang boleh diambil dalam konteks kehidupan seorang pelajar Muslim ialah supaya sentiasa belajar dengan berdisiplin, menepati masa, tidak berlengah-lengah, menjaga kualiti dan produktiviti harian kita. Jika sebelum ini kita diingatkan supaya berhenti menulis apabila tamat masa peperiksaan, kita juga perlu memulakan perjuanganan kita dalam pelajaran dan peperiksaan seawal yang mungkin. Memelihara solat lima kali sehari setiap hari juga mengajar kita untuk tidak berputus asa atau berpatang arang di pertengahan jalan.

Namun janganlah kita hanya mengaplikasikan konsep-konsep ini untuk akademik semata-mata. Penekanan utama dalam ayat tersebut supaya kita menjaga hubungan kita dengan Allah SWT kerana kita akan kembali mengadap-Nya dengan amal-amal kita, bukan dengan berapa gulung ijazah yang berjaya kita perolehi. Belajar dan ijazah hanyalah alat untuk kita mencapai keredhaan Allah SWT dan merebut peluang mewarisi syurga-Nya.

" Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi. Iaitu yang akan mewarisi Syurga Firdaus. Mereka kekal didalamnya." [23:10,11]

" ....Maka di antara manusia ada yang berdoa: 'Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia.' Dan tiadalah baginya bahagian di akhirat."[2:200]

"Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari seksa neraka." [2:201]

"Mereka itulah orang-orang yang mendapat bahagian dari apa yang mereka usahakan dan Allah sangat cepat perhitungannya." [2:202]

p/s: artikel ditujukan khas bt adik-adik, anak-anak yg akan menempuh peperiksaan..Bersihkan Hati, Luruskan Niat..Insya'ALLAH akan peroleh kejayaan kelak...

sumber: Iloveislam
post by: Dr Munirah
 

Thursday, April 28, 2011

MASA yang kosong, untuk apa?

~Aku Insan Hina Dina...mengharap Kasih sayang-Nya & Redha -Nya ~

Bismillahi walhamdulillah..

Teringat semasa darjah 6 di SK Malima dulu..ada satu mural dinding perpustakaan yang bertulis “SAYA YANG MENENTUKAN MASA DEPAN DIRI SAYA!”

Hasil tangan seorang guru praktikal, Cikgu Rudy..
Setiap kali lihat bait ayat tu..saya ..[belajar elak perkataan ‘ana’ nanti diingat ini cerpen optimistic pula..]..pasang angan-angan..’Untuk UPSR,kalau tidak belajar , rugilah saya..’.


Sekolah menengah…

Sejak tingkatan satu…Semasa perpindahan ke SEMAI a.k.a TUNAS sekarang, saya berfikir banyak kali untuk menetapkan target saya…Saya ingat pesanan bapa, beliau kata, “Ini pilihan mu sendiri, pandai-pandaikah urus diri..bapa hantar sampai sini jak..mesti hormat orang, kerja mu di sini belajar, jangan ingat main – main..yang rugi dirimu jak tu, bapa nda..rugi duit juga..”

Bila sedar diri agak kekok dengan keadaan Bandar, (maklumlah, selama ni tinggal di kampong..), kejutan budaya juga sekejap..Sakit jika bila diajuk setiap kali berbual..bila ada perkataan yang ada huruf ‘k’..nah sana la tu..kedengaran seperti menyebut ‘q’..Kui3..keras lidah ni..bahasa daerah sangat pekat!

Tapi, itu bukan bermakna saya boleh kata ‘ah..rendahnya diri ni..’, atau..’bah kalau saya uncit pun, ngamlah bah tu sama saya..’..tidak sama sekali..

Saya ingat semula kata-kata semangat yang diberikan Cikgu Mat..”Bapa mu hantar belajar jauh, jadi jangan kecewakan dia..’..

Dan , sampai Tingkatan 4 n 5 diuji dengan ujian-ujian yang biasa dihadapi remaja.

Wahai adik-adik pembaca yang masih di sekolah menengah, ujian hati, suka orang itu, minat orang ini, ber’kawan’..itu adalah satu trend yang membinasakan kalau dibuat dengan sengaja. Ingatlah, awasi hati-hati kalian jangan sampai melayan perasaan sampai menjejaskan hubungan dengan ALLAh terutamanya..

.Sehingga habis SPM , sedang menanti SPM baru terjumpa satu lagi kata-kata hikmah..

“Kita selalu belajar dari kesilapan, jika kita terbuat kesilapan, kemudian tersedar..maknanya Allah nak didik kita, itu adalah jalan yang tidak boleh ditempuh pada masa akan datang. Diberi taufik lagi untuk mencari contoh-contoh yang sepatutnya diikuti.

.Jumpa sebuah novel..masa tu.. masih menunggu keputusan SPM..tajuknya, TAUTAN HATI..sangat menarik walaupun tebal..,Dengar kritikan orang, watak yang ada dalam novel ni terlalu sempurna , sedangkan manusia tidaklah sesempurna itu..Komen yang biasa diberi..Bagi saya, bila ditonjolkan watak yang begitu, kita cuba ikut perkara-perkara yang baik dan kita kurang terdedah dari mendapat maklumat kesilapan biasa yang membolehkan nafsu kita menjadikannya sebagai modal menyuruh kita bertolak ansur melakukan kesalahan sama kerana terpengaruh dengan watak tersebut.


Ada satu budaya yang sepatutnya kita jadikan amalan di dalam kehidupan seharian kita, yakni kita selalu beralasan, faktor rasa tiada yang peduli adalah sebab utama mencari seseorang yang memahami perasaan kita..Jeng..jeng jeng..mulakanlah USRAH..

Usrah mengajar kita saling mewujudkan SENSE BELONGING sesama ahli usrah ibarat adik beradik..tiada ruang di sana mengatakan kita  tidak dipedulikan keluarga..Dalam usrah mereka adalah keluarga kita. Tapi bukan bermakna kita menafikan hak keluarga sebenar kita, tapi itulah cara kita mengatasi masalah kurang perhatian..


Nanti dibincangkan macam mana memulakan usrah..secara asasnya, semestinya mesti ada naqib/ah dan murabbi/ah barulah ada matlamat usrah itu..Supaya selari dengan tujuan penciptaan kita..

Macam mana nak pastikan IMAN meningkat dalam masa2 kosong..??

Isikanlah masa kosong dengan membaca Al-Quran dan hayati maknanya..Jangan kedekut membeli sebuah tafsir untuk seisi rumah, sebab..Kalau tidak belajar b. Arab..susah juga mo hayati kandungan al-quran..Dan rajin-rajinlah dengar kuliah tafsir quran..Kalau dapat siaran IKIM..boleh buka radio dalam pukul 6.30 pg, ada kuliah tafsir ustaz Zahazan..Best!..


Yang tiada IKIM..boleh beli kaset-kaset @ CD, VCD ..yang berkaitan..buka internet pun boleh dapat bah info2 begitu..


Isi hati dengan mendengar ceramah-ceramah yang membangunkan jiwa, bukan menonton sinetron-sinetron yang melalaikan dan menggelapkan jiwa. Ada seorang Ulama di Jordon, Beliau tidak membenarkan TV dimasukkan ke dalam rumah mereka. Maka, anak-anak nya mencadangkan satu syarat pada Ayah mereka..iaitu boleh bawa masuk ke rumah, tapi, kalau ada program yang berfaedah saja dibuka, kalau tiada di tutup…Maka ulama tadi membetulkan syarat itu, iaitu, ‘boleh bawa masuk TV tapi, oleh kerana dalam rumah itu ada remaja perempuan, ada remaja lelaki, maka bila muncul gambar perempuan TV hendaklah ditutup..dan kalau muncul gambar lelaki..maka TV hendaklah di tutup..kerana takutkan fitnah,,..’


Mau tau respon anak-anak ulama ni?

“Kalau begitu kami tidak akan membawa masuk Tv dan akan menjauhinya..” Nah..sebabnya, TV itu melalaikan..Saya cuba mengamalkan sedikit demi sedikit sambil mengkaji keadaan jiwa selepas menonton TV dan tanpa menonton TV..Hati lebih lapang..insya ALLAH..Kalau rancangan seperti tanyalah ustaz,,,Indahnya Iman…yang tu tafadhal..boleh tengok,..sama-sam alah kita saling mendoakan agar tidak melekat hati kita pada TV..Hiburan jiwa sebenarnya bukan TV..tapi AYAT-AYAT ALLAH..yang terkandung khabar gembira dan ancaman perit agar kita sentiasa mencuba untuk merapatkan diri pada Pencipta..


Jiwa yang sihat akan  menyedari bahawa destinasi kehidupan bukan di sini..

Kalau bagi mereka yang bercuti dari IPTA/IPTS..maka ini masanya untuk menggoncangkan dapur bagi yang muslimat, dan menggoncangkan ladang  bagi yang Muslimin..Wah, bagi yang tiada lading, jangan bersedih..ladang di sini ada banyak maksud..mungkin juga lading di sini adalah ladang dakwah…maksudnya, masa inilah membantu para daie yang sedang bekerja keras mengadakan program-program jiwa dan fizikal pada masyarakat..


Yang Muslimat, turun juga kalau ada peluang kan??ha..begitulah mahasiswa..jangan tunggu ada program BAKTISISWA saja baru menjengah masyarakat, itu pula bukan masyarakat dia sendiri, malah masyarakat orang lain..


Kesimpulannya…Berusaha mengisi kelompangan jiwa, berikan minda makanan ilmu dan bahan bacaan yang berguna kepada ummah dan sebagainya..Bakti pada ibu bapa jangan dilupai..kejap lagi kembali ke kampus…baru menyesal, ..


P:S..sehingga sekarang saya dah mencuba 3 resepi baru, anda macam mana??^^




Thursday, April 14, 2011

Muhasabah Koboi........!^^p

~Aku Insan Hina Dina...mengharap Kasih sayang-Nya~


Hikmah ada dalam setiap musibah
Setelah mengalami sesuatu yang menyentakkan diri, kerana kesilapan yang bapa ana istilahkan sebagai ‘cuai’..mulalah mencari penyelesaian…Kita tidak wajar meraung kerana sudah melakukan kesilapan, yang betul ialah, kita bersabar dan syukur kerana ia berlaku sekarang bukan pada masa depan yang mungkin lebih memudharatkan jika kita tidak mengambil pengajaran.

Insan yang menyedari akan akalnya berusaha mengoptimumkan untuk berfikir mencari jawapan pada punca berlaku masalah yang merangkap musibah itu..
Maka, pembacaan dimulakan sekali lagi..Rupanya, benar..Jalan yang benar tidak sama dengan jalan yang salah. Maka, tinggal kita saja yang perlu memilih..


PETUA AGAR TIDAK LUPA SESUATU YANG DIPELAJARI

Sebelum Belajar:

1.       Berdoa
2.       Tarik nafas
3.       Pastikan cara duduk betul.
4.       Tentukan tajuk yang hendak dibaca
5.       Tentukan jumlah muka surat atau bab yang hendak dibaca.
6.       Tentukan tempoh masa
Kalau dilihat, semua di atas hamper kepada bagaimana kebijaksanaan kita menyusun strategi kita supaya pembelajaran itu efektif..

Semasa Belajar:

1.       Tunjuk dengan jari(macam mengaji al-quran)
2.       Faham dan bayangkan
-Supaya otak aktif
      3. selang seli dengan rehat.
-Setiap 30 minit rehat 5 minit
-Jangan selang selikan dengan mendengar radio dan menonton TV..kalau konteks kita, jangan menghadap FACEBOOK..[Insaf da…..sob2..]
-buat Qiqong atau minum air kosong ..[Qiqong ana belajar dengan cikgu Utube ^^]


Selepas belajar:

1.       Tutup buku
2.       Ingat dan bayangkan kembali apa yang telah dibaca. Jika masih belum faham sepenuhnya, ULANG lagi pembacaan…
-          Bacaan pertama untuk faham
-          -Bacaan kedua untuk mengingat
-          Bincang dalam kumpulan topic yang telah dipelajari
-          Bertanya dengan orang yang arif dalam bidang tersebut, guru kita la..senang citer..

Finally, my soul recovered with the du’a:
قَدَّرَ اللهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ
" Allah sudah mentakdirkan sesuatu & Dia berbuat mengikut apa yang dikehendaki-Nya”
Maka, usahlah melayan syaitan-syaitan yang membisikkan penyesalan pada sesuatu yang diluputkan ingatan padanya..Sedangkan dalam fiqh..Tidak dihukum mereka-mereka yang lupa..Namun, setelah ada cara elak lupa di atas..Maka, ikutlah sunnatullah..”Tidak Berjaya seseorang tanpa usaha”

Bittaufiq Wan najah untuk dua subjek lagi…
Semoga menambah pengalaman dan pengamatan kita semua..

Percutian 5 Hari 4 Malam ( Day 1)

~Aku Insan Hina Dina...mengharap Kasih sayang-Nya & Redha -Nya ~ Bismillahirrahmanirrahiim.. Alhamdulillah, nikmat masa yang ada say...